Kemapuan berkalaborasi merupakan salah satu skil yang wajib dimiliki setiap orang di era Industri 4.0. Maka dari itu, penting bagi pendidik untuk dapat menerapkan pembelajaran kolaboratif atau collaborative learning guna mempersiapkan anak didik di masa depan. Pembelajaran kolaborasi ini lebih menggerakan atau mendorong para siswa untuk aktif dan interaktif srta bekerjasama dalam menyelesaikan tugas-tugas akademi di kelas.
E-learningatauelectronic learningkini
semakin dikenal sebagai salah satu cara mengatasi masalah pendidikan, baik di
negara-negara maju maupun berkembang. Banyak orang menggunakan istilah
berbeda-beda tentang e-learning, namun pada prinsipnya e-learning
merupakan pembelajaran yang menggunakan jasa elektronik sebagai media dan alat
bantunya.
Pembelajaran
elektronik atau E-learning telah dimulai pada tahun 1970-an
(Waller and Wilson, 2001). Berbagai istilah digunakan untuk mengemukakan
pendapat/gagasan tentang pembelajaran elektronik, antara lain adalah: on-line
learning, internet-enabled learning, virtual learning, atau web-based
learning.
E-learning adalah semua yang mencakup
pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran,
termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti
PDA dan MP3 players. Juga penggunaan teaching materials berbasis
web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum
diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, computer
aided assessment, animasi pendidikan, simulasi, permainan, perangkat lunak
manajemen pembelajaran, electronic voting systems, dan lain-lain.

0 Comments for "Belajar Collaborative Learning Di Era Digital"