Diseluruh bagian dunia, media tradisional memiliki peran penting dalam masyarakat, karena selain pesan dapat tersampaikan dengan baik juga menjadi media pendidik, alat pengendali sosial, serta tersampaikannya nilai-nilai budaya secara langsung. Eksistensi media tradisional saat ini kurang mampu bersaing dengan adanya perkembangan media digital. Sekalipun sebagian masi eksis dan sangat dibutuhkan terpangkas habis oleh media digital. Bahkan media tradisional pun kini berbenah supaya bisa beradaptasi dengan perubahan. Ketika iklan mulai beralih dari media tradisional ke media baru seperti situs online, blog, buzzer social media, televise dan internet, praktisi PR pun harus mewaspadai trend tersebut. Jika salah mengantisipasi, taruhannya adalah pengaharuh aktivitas PR yang akan berkurang drastic, dan ini merupakan kerugian bagi perusahaan.
Media
tradisional seperti surat kabar saat ini memang berada pada situasi sulit, di
mana kehadiran new media seperti internet, smartphone, i-pod,
ataupun radio satelit mendorong masyarakat untuk bisa lebih fleksibel dalam
mendapatkan berita di manapun dan kapanpun mereka mau. Berbeda dengan media
cetak seperti koran atau televisi yang hanya dapat dikonsumsi ketika masyarakat
sedang tidak melakukan aktivitas lain dan harus up to date terhadap
segala informasi yang diterbitkan oleh media cetak, karena jika tidak demikian,
masyarakat bisa saja tertinggal informasi.

0 Comments for "Pengaruh MediaTradisional tergerus oleh Media berbasis Digital"