Para Praktisi public relations, pernahkah anda merasa fungsi dan peran PR dalam perusahaan dipertanyakan? Atau, ketika membahas beberapa hal terkait tujuan-tujuan perusahaan dalam meningkatkan sales.
Sumber gambar: IndonesiaPR.id
Selain memiliki fungsi untuk menjaga reputasi dari perusahaan, PR memiliki beberapa fungsi dalam sebuah perusahaan, antara lain sebagai berikut:
1.
Konseling
PR
memilik peran sebagai penasehat bagi perusahaan terkait hubungannya dengan
publik. Sebagai PR harus dapat memberikan saran dan masukan kepada pihak
internal manajemen berhubungan dengan berbagai kebijakan, relasi, komunikasi
perusahaan kepada publik.
2. Research
PR
memiliki tujuan untuk memberikan pengertian serta memberikan pengaruh terhadap
tindakan publik. Maka dari itu perusahaan membutuhkan data-data yang ada
mengenai publiknya. PR disini memiliki fungsi sebagai tim research sehingga
dapat mengumpulkan data-data penting dari publik yang kemudian dapat di
implementasikan ke dalam strategi PR. Sehingga ini juga dapat membantu
meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan tersebut.
3. Internal Relations
Membangun
relasi yang baik tak hanya dilakukan dengan publik diluar perusahaan,
untuk in-house Public Relations juga dapat berfungsi
sebagai agen yang menginformasikan dan memotivasi karyawan serta memberikan
respon terhadap setiap masalah perusahaan dengan karyawannya.
4. Media Relations
Berkomunikasi
dengan publik secara luas merupakan hal penting. Salah satu cara berkomunikasi
dengan publik adalah melalui media, sehingga menjalin hubungan baik dengan
media merupakan hal penting bagi perusahaan. PR disini memiliki tugas untuk
menjalin hubungan dan menjaga hubungan tersebut tetap baik sehingga media dapat
bersedia bekerjasama membantu perusahaan untuk mengkomunikasikan pesan yang
ingin disampaikan dari perusahaan kepada publik secara luas.
5. Public Affair
PR
memiliki fungsi terkait dengan bagaimana perusahaan ikut berkontribusi secara
aktif (kegiatan melobi) dalam kebijakan publik. Pengertian melobi sendiri
adalah kegiatan yang berhubungan dengan legislator dan pejabat pemerintah dalam
mempromosikan atau menolak undang-undang atau peraturan.
6.
Manajemen isu
PR
juga memilik fungsi untuk mengelola isu-isu yang beredar di publik mengenai
perusahaan. PR bertugas untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi semua isu yang
berkaitan dengan perusahaan dan juga isu yang bisa memberikan dampak terhadap
perusahaan.
7. Financial Relations
Para
penanam modal merupakan aset penting bagi perusahaan, maka hubungan dengan para
investor perlu dijalin dengan baik. PR bertugas untuk menjaga serta menciptakan
kepercayaan investor dengan berbagai cara.
8. Multicultural Relations
Perusahaan
sebagai sebuah lembaga komersial yang berdiri di tengah masyarakat dan
komunitas yang memiliki berbagai macam budaya. Perusahaan dituntut untuk lebih
peka dengan lingkungan sekitarnya. PR disini memiliki fungsi untuk menjalin
hubungan baik dengan individu-individu dari berbagai kelompok golongan dan
budaya.
9. Special Event
PR
bertugas untuk membuat agenda acara-acara spesial untuk perusahaan. Acara ini
memiliki tujuan untuk menarik perhatian publik sehingga awareness bisa
ditingkatkan dan kemudian diharapkan dapat memberikan pengaruh dan juga
meningkatkan kepercayaan terhadap perusahaan. Acara-acara yang diselenggarakan
oleh PR ini harus disesuaikan dengan target audience serta tujuannya.
10. Marketing Communications
PR
memiliki fungsi untuk memadukan dengan kegiatan marketing, membuat kegiatan
khusus yang dapat sekaligus meningkatkan citra positif dari perusahaan.
Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengubah persepsi masyarakat dan juga
meningkatkan penjualan perusahaan.

0 Comments for "Bicara bahasa Pemasaran di Era Digital "